Nyai Ageng Ngerang


Nyai Ageng Ngerang adalah Waliyullah dan Ulama wanita yang menyebarkan agama islam di wilayah Juwana Pati,Muria dan daerah Lereng Pegunungan Kendeng dan dimakamkan di Pedukuhan Ngerang Desa Tambakromo Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati Jawa Tengah Makamnya dari kota Pati ke arah Selatan sekitar 18 km.Nyai Ageng Ngerang nama kecilnya bernama Dewi Roro Kasihan dan nama lainnya yakni Nyai Siti Rohmah.Beliau lebih dikenal masyarakat dengan sebutan dan gelar Nyai Ageng Ngerang karena bersuamikan Ki Ageng Ngerang I yang mempunyai wilayah kekuasaan di Ngerang Juwana.Nyai

Laksamana Keumalahayati


Laksamana Keumalahayati adalah laksamana wanita pertama di dunia yang berasal dari Kesultanan Aceh Darussalam.

Riwayat Hidup
Laksamana Keumalahayati merupakan wanita pertama di dunia yang pernah menjadi seorang laksamana. Ia lahir pada masa kejayaan Aceh, tepatnya pada akhir abad ke-XV. Berdasarkan bukti sejarah (manuskrip) yang tersimpan di University Kebangsaan Malaysia dan berangka tahun 1254 H atau sekitar tahun 1875 M, Keumalahayati berasal dari keluarga bangsawan Aceh. Belum ditemukan catatan sejarah secara pasti yang

Kesultanan Pontianak


Kesultanan Kadriah Pontianak didirikan pada tahun 1771 oleh al-Sayyid Syarif 'Abdurrahman al-Kadrie, keturunan Rasulullah dari Imam Ali ar-Ridha. Ia melakukan dua pernikahan politik di Kalimantan, pertama dengan putri dari Panembahan Mempawah dan kedua dengan putri Kesultanan Banjarmasin (Ratu Syarif Abdul Rahman, puteri dari Sultan Sepuh Tamjidullah. Setelah mereka mendapatkan tempat di Pontianak, kemudian mendirikan Istana Kadariah dan mendapatkan pengesahan sebagai Sultan Pontianak dari Belanda pada tahun 1779.

Kesultanan Serdang


Potret Sultan Sulaiman Syariful Alam Syah (1879-1946)
-----------
Kesultanan Serdang berdiri tahun 1723 dan bergabung dengan Republik Indonesia tahun 1946. Kesultanan ini berpisah dari Deli setelah sengketa tahta kerajaan pada tahun 1720. Seperti kerajaan-kerajaan lain di pantai timur Sumatera, Serdang menjadi makmur karena dibukanya perkebunan tembakau, karet, dan kelapa sawit. Serdang ditaklukkan tentara Hindia Belanda pada tahun 1865. Berdasarkan perjanjian yang ditandatangani tahun 1907, Serdang mengakui kedaulatan Belanda, dan tidak berhak melakukan

Kerajaan Medang

Kerajaan Medang pada Periode Jawa Tengah dan Jawa Timur

Ibu kota           Jawa Tengah: Mdaη i Bumi Mataram (lokasi tepat tidak diketahui, diperkirakan di sekitar Yogyakarta dan Prambanan), kemudian pindah ke Poh Pitu dan Mamrati

Jawa Timur: Mdaη i Tamwlang dan Mdaη i Watugaluh (dekat Jombang), kemudian pindah ke Mdaη i Wwatan (dekat Madiun)